BUDAYA | TIONGHOANEWS


Selamat datang berkunjung dalam situs blog milik warga Tionghoa Indonesia. Disini kita bisa berbagi berita tentang kegiatan/kejadian tentang Tionghoa seluruh Indonesia dan berbagi artikel-artikel bermanfaat untuk sesama Tionghoa. Jangan lupa partisipasi anda mengajak teman-teman Tionghoa anda untuk ikutan bergabung dalam situs blog ini.

Selasa, 25 Januari 2011

GAY TJIANG SENG ONG - 開漳聖王

Kai Zhang Sheng Wang (Gai Cang Seng Ong – Hokkian) secara singkat disebut Sheng Wang Gong ( Seng Ong Kong – Hokkian). Ia adalah seorang pejabat militer di daerah Zhang-zhou di propensi Fujian, bernama Chen Yuan guang (tan Gwan Kong – Hokkian) yang hidup pada jaman Dinasti Tang, masa pemerintahan Kaisar wanita Wu Ze Tian. Chen Guang, penduduk asli Guangzhou, pada jaman pemerintahan Gao Zong membantu ayahnya memerintah di wilayah Fujian. Setelah ayahnya meninggal, dia menggantikannya.

Pada permulaan tahun Yong Long, dia mengajukan usul kepada pusat, agar dia diberi kuasa untuk mengurus wilayah Zhangzhou (Ciangcui – Hokkian) yang bergunung-gunung. Pemerintahan pusat memberi ijin, lalu memerintahkannya menjadi ”residen” wilayah itu. Wilayah Zhangzhou, pada masa itu merupakan kawasan yang luas, penuh hutan belantara lebat, rawa-rawa yang mengeluarkan uap beracun, ular dan binatang lainnya banyak berkeliaran di situ, masih ditambah lagi banyaknya penyamun yang bersarang di wilayah yang bergunung-gunung itu.

Kehidupan rakyat masih sangat terbelakang dan menderita. Chen Yuan Guang kemudian memperkenalkan daerah tengah yang telah maju kepada penduduk setempat. Tanah yang penuh dengan semak-semak belukar diperintahkan untuk dijadikan sawah dan ladang yang subur. Rawa-rawa yang menjadi sumber penyakit ditimbun, sehingga penghidupan rakyat lebih baik. Penjahat-penjahat yang mengganggu keamanan dibasmi, sehingga rakyat jadi tentram. Tetapi didalam pertempuran dengan gerombolan-gerombolan perampok itu Chen Yuan Guang gugur.

Pada imigran yang datang dari Zhangzhou dan orang-orang marga Chen ( Tan ) menganggapnya sebagai dewa pelindung. Hari lahirnya diperingati pada tanggal 15 bulan 2 Imlik. Kecuali didaerah Zhangzhou sendiri, para imigran juga mendirikan klenteng peringatan di Taiwan, untuk mengenang jasa-jasanya. Untuk penghormatan Chen Yuan Guang disebut sebagai Kai Zhang Sheng Wang atau Raja Suci pembuka wilayah Zhangzhou.

Pemujaan terhadap Kai Zhang Sheng Wang, seiring dengan menyembah orang-orang Tionghoa dari Zhangzhou, juga menyebar ke Indonesia. Di Jakarta dan Semarang, antara lain, terdapat klenteng untuk memujanya, yang dikelola oleh kaum imigran yang bermarga Chen (Tan – Hokkian).

Disalin oleh: Mei-ing

ARTIKEL YANG BERKAITAN

Mari kita dukung kiriman artikel-artikel dari teman-teman Tionghoa, dengan cara klik "SUKA" dan teruskan artikel kesukaan Anda ke dalam facebook, twitter & googleplus Anda.

TERBARU HARI INI

ARTIKEL: INTERNASIONAL

ARTIKEL: KEHIDUPAN

ARTIKEL: KESEHATAN

ARTIKEL: IPTEK

ARTIKEL: KISAH

ARTIKEL: BERITA