Salah satu yang populer adalah hiasan dinding. Hiasan dinding khas Xinji adalah teknik penggabungan antara lukisan sulaman dengan gambar kain yang ditempel. Material hiasan dinding terdiri atas: katun, wol, kain dan benang. Hasil karyanya yang penuh imajinasi dan kreativitas, menggambarkan pemahaman perajin akan hidup, dan kecintaan mereka terhadap alam.
Temanya antara lain tentang alam, kehidupan, opera tradisional, festival rakyat, dongeng rakyat dan maskot.
Karya yang bertema "Gembala", misalnya, mencerminkan kehidupan desa dan masyarakat setempat yang cinta alam. Dengan latar belakang dari gambar rumput hijau dan bunga, dengan seorang gembala dan puluhan domba berdiri harmonis di latar depan.
Sebagai salah satu dari enam binatang yang diyakini sebagai pembawa keberuntungan, domba-domba tersebut secara cantik diwakilkan sebagai hiasan dinding.
Hiasan dinding berjudul "Jembatan Zhaozhou" menceritakan dongeng rakyat mengenai desa Zhao, di Provinsi Hebei. Jembatan Zhaozhou yang berusia lebih dari 1400 tahun, yang bentuknya seperti pelangi, memiliki posisi yang penting dalam sejarah dunia.
Banyak cerita rakyat di Tiongkok beredar tentang jembatan ini. Dikisahkan bahwa tukang kayu ternama Lu Ban membangun jembatan Zhaozhou dengan kemampuannya yang luar biasa. Pencapaian itu bahkan mengundang dewa-dewa dari khayangan untuk menguji kekuatan dan daya tahan jembatan itu.
Jembatan itu memang sangat kuat, masih bertahan setelah melewati berbagai macam pengujian. Kisah inilah yang dituangkan dalam hiasan dinding tersebut. (*v*)
Mobile Upload by - Chen Mei Ing